menjadi impian banyak orang akhirnya Gapura batas desa selesai dibangun, pembangunan yang membutuhkan waktu 1 bulan dengan anggaran sebesar Rp. 59 juta dan bersumber dari Alokasi Dana Desa tahun anggaran 2021 berada di perbatasan desa Labuhan dengan desa Noreh.
diakui oleh kepala desa Labuhan Jawahir, S.PdI bahwa sebenarnya pembangunan Gapura sudah telat. 1 tahun dan harus diundur karena tahun 2020 kemaren karena fokus pada pada penanganan CoVID-19
"Seharusnya kita realisasikan pembangunannya pada tahun 2020 kemaren karena sudah kita anggarkan, tapi karena ada refokusing anggaran untuk penangan CoVID-19 akhirnya harus berkurang dan tidak cukup untuk di Ekskusi, dan Alhamdulillah akhirnya pada tahun ini bisa kita realisasikan"
Bangunan gapura batas desa Labuhan berbeda dengan kebanyakan gapura di batas-batas desa lainnya, selain bentuknya yang berbeda, dukungan lampu yang menyala sejalan tatanan bangunan, menjadi semakin terlihat cantik dimalam hari karena dihiasi dengan lampu sorot di tiang penyangga di dua sisi masuk dan keluar desa,
lebih menarik lagi karena gapura batas desa bersisi tepat disebelah Taman selamat Datang yang menjadi ikon desa Labuhan.
Dan tepatnya malam hari raya Idul Adha ini (19/7) lampu yang menghiasi Gapura sudah mulai dinyalakan sejak hari ini dan seterusnya, Jawahir juga berharap masyarakat menjaga dan merawat keindahan pintu masuk bersama-sama
"Mulai malam ini, tepatnya malam hari raya Idul Adha, lampu-lampu yang menghiasi Gapura akan mulai kita nyalakan dan akan terus menyala, maka kami harap mari kita jaga dan rawat Gapura ini bersama-sama dengan kami pemerintah desa"











Tidak Ada Komentar