PEMDES LABUHAN JADIKAN IDUL ADHA MOMENTUM MENGUKUR KADAR KEIKHLASAN   PEMDES LABUHAN JADIKAN IDUL ADHA MOMENTUM MENGUKUR KADAR KEIKHLASAN
  

 Hari raya Idul Adha merupakan momentum semangat berkurban dan semangat mengabdikan diri untuk mengukur kadar keikhlasan kita ", Kalimat yang disampaikan Jawahir, S.PdI bukan sekedar menjadi prinsip dalam mengabdikan dirinya sebagai kepala desa Labuhan Kec. Sreseh Kab. Sampang, Lulusan STIT-MU Modung Bangkalan ini juga sudah menanamkan prinsip yang sama pada perangkat desa lainnya.

Perangkat desa yang rata-rata sarjana itu ternyata mengamini bahkan menjadi komitmen bersama, bahwa menjadi perangkat desa harus benar-benar ikhlas, seperti yang yang sampaikan Marzidi, SPd,  Sekretaris desa Labuhan,

" Menjadi perangkat desa itu harus benar-benar ikhlas, karena tidak jarang warga yang marah-marah karena ketidak pahaman alur dalam mengurus adminstrasi bahkan keihlasan itu harus benar-benar ekstra ketika semua persoalan baik urusan sosial maupun urusan pribadi harus di bebankan pada pemerintah desa " tuturnya,

Sejak dilantik pada tanggal 23 Januari 2020 lalu, Jawahir, S. Pdi yang mantan ketua LSM GerPas (Gerakan Peduli Sampang) merubah pola pelayanan di desa Labuhan, mulai dari menyewa tempat untuk dijadikan kantor pelayanan sampai dengan penyediaan aplikasi pelayanan berbasis Android. Namun  masih banyak warga yang minta dilayani dirumah bahkan kadang tidak peduli kapan dan dimana, tentang apapun itu.

"Pemerintah desa dan Kepala desa saya analogikan seperti Kampus dan Sarjana segala jurusan, karena jam berapapun dimanapun Bakan urusan apapun menjadi urusan pemerintah desa"

inilah yang menjadi alasan mengapa menjadi perangkat desa harus benar-benar ikhlas, imbuhnya